Untuk Seorang Pria di Ujung Sana

pria di ujung sana, menatapku dengan pesonanya

sejenak ku terpana, mencoba meraba

ada apa sebenarnya?

ia dendangkan lantunan kata

ku meragu, adakah maknanya? atau ini hanya sekedar dusta

anganku kerap bertanya

mencari jawab dalam relung batas cakrawala

pria di ujung sana, mungkin mencari cinta, atau sekedar canda

tak sadar ia hatiku terpanah, tak acuh dirinya akan asa di dalam dada

pernahkah ia rasa, percik amarah saat ia berkelana

dan kerinduan kala ia tak ada

Pria di ujung sana, Oh katakanlah aku bisa apa?

Berharap ini nyata, atau mencipta khayal sempurna

akan peluknya, atau sekedar genggam tangannya

“terbang tinggilah hatimu..” harapnya padaku

“bantu aku pijak dunia..” jeritku untuknya

akankah suara kami bersua

aku ingin berlari, namun hatiku masih singgah disini

aku ingin terjaga, namun sukma masih merengkuh mimpi

pada akhirnya, ia meninggalkanku bersama doa

diantara beda yang berwarna,Β  kuingin kita sama

setidaknya dalam cinta

Mungkinkah?

*buat kamu, yang terus mengganggu, di ujung sana πŸ™‚

Advertisements

5 thoughts on “Untuk Seorang Pria di Ujung Sana

  1. @eliabintang : selamat tahun baru juga. sayangnya pria di ujung sana hanya menemani saya di tahun baru via sms saja.

    @Introverto : chaa.. jangan bertanya hal2 yg kamu sudah tau jawabannya. mengerti ? hahaha

    @Cantingcandrakirana : sedih kenapa lo? hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s