Rekap #rindu dari Twitter

Seneng deh, hari Minggu kemarin, sekitar jam 2-an apa ya, gue menemukan di timeline gue banyak banget yang bahas soal #rindu. Hiyaaa.. mulai deh naluri-naluri rindunya muncul kembali (padahal serius lagi nggak rindu gimana gitu). This is what I like about Twitter. Unexpectedly inspiring.  Akhirnya gue search lebih jauh hashtag #rindu itu, dan menemukan beberapa definisi dan pemahaman inspiratif (yet touchy) dari beberapa pengguna Twitter.

Ini beberapa favorit gue :

@radityadika : #rindu adalah api yang tidak ingin buru-buru mati

@suwitamihardja : #rindu adalah mimpi dan harapan yang terusik tunggu. Diam saja lalu kupilih berlutut.

@radityadika : #rindu adalah butir-butir pengharapan, yang kau berikan tanpa timbangan.

@deelestari : #rindu adalah ampas kopi yang kau didihkan setiap pagi, berharap wangi sepuluh tahun lalu itu akan meruap lagi.

@AlandaKariza : #rindu adalah kecupmu di kepalaku, yang walau telah mengendap dalam waktu, tidak sedikitpun terabrasi dari pikiranku

@Sandisha : #rindu itu disaat kamu merasa yang biasa ada disampingmu pergi, dan takut itu tidak akan kembali.

@widyaeriestanty : #rindu adalah rasa yang terus melagu, meski warna hari telah kelabu.

@ryanapurba : #rindu adalah malam yang tak sabar menunggu embun pagi datang, dan akhirnya memilih berdialog dengan bulan sambil tetap menunggu.

@deelestari : #rindu itu sederhana : aku, kamu, tak ketemu.

@ratihannatasia : #rindu itu menggaruk luka yang tak pernah sembuh, untuk sekedar merasa sisa dari hadirnya kamu

@btork : #rindu itu bagai senja oranye pada bumi yang biru, jarak rutinnya satu hari jika kumpulan awan mau mengerti.

@noviansp : #rindu adalah foto yang kau tangisi saat kau ratapi dengan teliti.

@anditweet : #rindu itu terbayang siluet punggungmu pergi menjauh

Dan ini beberapa karya gue tentang #rindu (narsis mode on) 😀

#rindu adalah senyum yang terbungkus sendu, dalam lirih mengenangmu

#rindu adalah saat kau kayuh sepedamu, menuju setitik harap masa lalu

#rindu karena tak sempat berbagi indah, hanya menyisakan bantal yang basah

#rindu itu seperti mendengarkan lagu, kadang merdu merayu, menyisakan sembilu di kalbu.

So, enjoy your best (yet disturbing) feeling in the world : #rindu!

Advertisements

One thought on “Rekap #rindu dari Twitter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s