Apa Kata Beliau Tentang Catatan Singkat Ini?

Anggaplah ini lanjutan singkat dari beberapa postingan sebelumnya, khususnya yang ini, yakni tentang pembimbing tesis gue yang emang gue beneran ngefans segitunya, dan berhubung gue kalo mengidolakan orang siapapun itu pasti lebayatun dan ada kecenderungan obsesif, jadilah catatan singkat ini tercipta. Catatan ini gue buat di sebuah kartu ucapan kecil yang gue selipkan dalam sebuah kenang-kenangan buat beliau, kurang lebih beberapa hari sebelum bulan puasa. Hari itulah terakhir kalinya (sampai saat postingan ini dibuat), gue bertemu beliau dan angan-angan bisa ngobrol sedikit lebih informal dan lama terbang begitu saja lagi-lagi karena gue grogi. Sejak tulisan ini dibuat, gue selalu simpen draft-nya di handphone dan nggak gue tunjukin ke siapa-siapa (pada akhirnya gue kasih liat ke 2 temen gue sih untuk sekedar minta pendapat aja, dan so far pendapat mereka positif). Berikut adalah catatan singkat itu :

catatan singkat buat mbak Ina

catatan singkat buat mbak Ina

Sejak ketemu terakhir pas ngasih kenang-kenangan itu, sampe malemnya sampe besokannya sampe berhari-hari setelahnya, gue wondering bagaimana reaksi dia membaca catatan di kartu tersebut ya. Tidak ada sms, telepon atau e-mail dari dia (yes dan gue as usual ngarep). Huhuhu. Sampe pada akhirnya pelan-pelan pikiran gue mulai reda sendiri dan dalam hati berharap, semoga dia senang nerima kenang-kenangan dari gue dan dia nggak tertawa terbahak-bahak membaca catatan tersebut. Huaa..

Ya setidaknya isi hati gue tersampaikan, bukan begitu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s